Merencanakan Jumlah Anak

Berapa jumlah anak yg Anda rencanakan?
—————————————
Almarhum Ust. Abdullah Thufail Saputra bertanya kepada salah seorang peserta pengajian. “Berapa anakmu?”.“Dua Ustadz”. “Kenapa cuma dua?”. Dia menjelaskan, “Saya khawatir tdk bisa memberi pendidikan dan penghidupan layak bagi anak-anak saya”. Kemudian Ust. Abdullah, “Sombong sekali kamu. Apakah kamu yg memberi penghidupan kepada anak-anakmu?” Kemudian beliau membaca ayat, “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kami lah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu (Qs. 17:31)”. [Diceritakan di pengajian kemarin, 01/07/12]
—————————————

Saya rasa benar juga. Saya setuju. Sepakat.

1. Hakikatnya bukan orang tua yg menghidupi anak. Tapi Allah. Buktinya anak tetangga yg terlahir yatim piatu tetap bisa hidup baik, sehat, dan berpendidikan. Orang tuanya memang telah tiada, tapi Allah tetap ada dan menghidupinya tanpa harus melalui orang tuanya. Allah menghidupinya melalui neneknya.

2. Saya ingat. Biologi SMA dulu. Teori Malthus (1798) ”Essay on the Principle of Population”. Jumlah manusia akan bertambah lebih cepat dibandingkan pertambahan jumlah makanan. Malthus meramalkan di pertengahan abad 19 akan dilanda kemiskinan dan kelaparan. Ternyata tdk terbukti. Malthus salah perhitungan. Dia tdk menduga kalau ada kemajuan teknologi yg membuat pertanian dan semuanya lebih efektif. Saya yakin kalau Allah mengizinkan seorang bayi terlahir ke dunia, maka Allah pun telah merencanakan rezekinya dg cara yang mungkin tdk kita duga sebelumnya.

3. Bangga. Iya itulah pesan Nabi. “Nikahilah oleh kalian wanita yang pencinta dan subur, karena aku akan berbangga dengan banyaknya kalian kepada umat-umat yang lain.(HR. Abu Dawud)”.

4. Jadinya saya tdk sepakat dg ajaran pemerintah “Cukup 2 anak saja”. Saya anak ke-2 dari 6 bersaudara he🙂

Medan, 13 Juli 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s