Belajar Kebaikan

Fajar mulai menyingsing, langkah ini perlahan menyusuri pinggir pantai sambil menikmati angin laut yang segar menerpa bibir pantai. Di kejauhan kelihatan seorang anak sedang memungut bintang laut dan melemparkannya kembali ke dalam air.

Aku pun berjalan perlahan mendekatinya dan bertanya heran, “Dek, kenapa engkau mengumpulkan dan melemparkan kembali bintang laut itu ke dalam air?” “Karena bila dibiarkan hingga matahari pagi datang menyengat, bintang laut yang terdampar itu akan segera mati kekeringan, “ jawab si kecil itu.

“Tapi pantai ini luas dan bermil-mil panjangnya,” kataku sambil mengarahkan jari telunjukku ke arah pantai pasir yang luas itu. “Lagi pula ada jutaan bintang laut yang terdampar. Aku ragu apakah usahamu itu sungguh bisa mempunyai arti yang besar,” lanjutku penuh ragu.

Anak itu lama memandang bintang laut yang ada di tangannya tanpa berkata sepatahpun. Lalu dengan perlahan ia melemparkannya ke laut agar selamat dan hidup. Dia tersenyum manis padaku dan berkata “Mas, aku ingat pesan bundaku yang telah tiada, sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan Allah akan membalasnya.” Akupun tertunduk malu, begitu baik jiwa anak ini.

oOo

Nb: cerita yg saya tulis hanyalah fiktif. Pesan cerita, marilah gemar melakukan kebaikan walaupun kebaikan yg kita lakukan tampak sederhala/sepele. Rasulullah SAW bersabda: “Seorang laki-laki melihat dahan pohon di tengah jalan, ia berkata: Demi Allah aku akan singkirkan dahan pohon ini agar tidak mengganggu kaum muslimin, Maka ia pun masuk surga karenanya.” [HR. Muslim]

Medan, 16 Mei 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s