Siapa Sangka Wanita Itu

Saya tidak menyangkanya. Dia bukan wanita cantik jelita berparas elok. Sangat tidak cantik. Tidak menarik. Tidak pula berkulit putih bersih. Kulitnya hitam. Bahkan dia berpenyakit. Tapi dia adalah wanita yang paling beruntung. Kokoh imannya. Agung budi pekertinya. Memilih ikhlas dan sabar menerima ujian Tuhannya. Padahal kalau saja ia memilih Nabinya mendoakan kesembuhannya, pastilah ia sembuh. Tak ada do’a Nabi yang tak terjawab. Namun dia lebih memilih sakitnya tetap membersamainya. Dan dia hanya ingin auratnya tak terbuka saat sakitnya kambuh. Itulah keinginan wanita mulia itu. Siapa yang tak iri padanya? Dia masuk surga. Allah ridho padanya dan dibentangkan surga baginya.

Dari Atha’ bin Abi Rabah ia berkata, Ibnu Abbas berkata padaku, “Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?” Aku menjawab, “Ya”. Ia berkata, “Wanita hitam itulah yang datang kepada Nabi SAW lalu berkata, “Aku menderita penyakit ayan (epilepsi) dan auratku tersingkap (saat penyakitku kambuh). Do’akanlah untukku agar Allah menyembuhkannya”. Nabi SAW berkata, “Jika engkau mau, engkau bersabar dan bagimu surga, dan jika engkau mau, aku akan mendoakanmu agar Allah menyembuhkanmu”. Wanita itu menjawab, “Aku pilih bersabar”. Lalu ia melanjutkan perkataannya, ‘Tatkala penyakit ayan menimpaku, auratku terbuka, doakanlah agar auratku tidak tersingkap”. Maka Nabi pun mendoakannya. (HR. Bukhari dan Muslim)

Saat kebanyakan manusia memuja keelokan fisik. Tuhan mengabaikannya melalui sabda Rosul-Nya, “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk, rupa dan harta benda kalian, tetapi Allah memperhatikan hati dan amal-amal kalian” [HR. Muslim]. Saat kebanyakan manusia menjunjung tinggi materi. Tuhan menjelaskan, “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu” [QS. 49: 13]. Bukan karena keelokan fisiknya tapi karena ketakwaannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s