Istriku

di pagi buta
di saat matahari masih terlelap
dalam tidurnya

istriku,
ijinkan kaki ini melangkah
mencari nafkah di jalan-Nya
agar keberkahan kesejahteraan
menyelimuti keluarga kita

istriku,
kutitipkan buah hati kita
untuk engkau didik
menjadi sholeh
seperti apa telah kita mohonkan
dalam sujud-sujud panjang kita
di setiap akhir malam
yang dingin

istriku,
ajari buah hati kita
nama-nama-Nya
99 jumlahnya
supaya bisa bersama-sama kita
menikmati manisnya berdzikir
menyebut asma-Nya

istriku,
ajari buah hati kita
huruf-huruf hijaiyah
30 jumlahnya
supaya bisa bersama-sama kita
melantunkan ayat-ayat-Nya
di kala senja hari

istriku,
mengertikan buah hati kita
maksud-maksud firman-Nya
supaya bisa bersama-sama kita
melangkah ke surga impian
penuh kenikmatan

istriku,
teladani buah hati kita
cara-cara bersikap sesuai firman-Nya
supaya bisa berakhlak mulia
seperti harapan
yang sering kita bincangkan
dalam waktu-waktu
kebahagiaan kita

istriku,
kuingin melihat
tawa lucu buah hati kita
beriring senyum manismu
menghilangkan rasa letihku
mencari nafkah
di jalan-Nya

istriku,
i love you…

Hmm, ternyata khayalku
aku belum beristri he🙂

Sei Deli, 25 Februari 2012

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s