Bukan Sekedar Teori

Hampir seluruh kejahiliyahan di dunia ini berbentuk nyata. Kejahiliyahan itu bukan sekedar teori di otak. Tapi kejahiliyahan itu benar-benar ada teorinya dan ada wujud nyatanya dalam kehidupan. Sistem komunis itu ada teorinya dan ada pula wujud nyatanya,buktinya ada negara komunis yang diatur secara komunis. Hukum yang berlaku di Indonesia bukanlah hukum islam, jika ditelusuri hukum yang berlaku di Indonesia pun ada teorinya juga. Bank konvensional itu benar-benar ada dan dia ada teorinya juga. Sekali lagi, kejahiliyahan itu pasti berwujud nyata bukan sekedar teori. Dan bahkan ada kejahiliyahan itu yang tidak punya teori sama sekali tapi ada wujud nyatanya. Pencuri ayam jika tertangkap dan kita bertanya kepadanya apa dasar teorinya mencuri, maka mereka pun akan bingung karena memang mereka tidak punya dasar teori yang jelas untuk melakukan itu. Tapi yang jelas mencuri ayam itu benar-benar ada dan dilakukan orang dan tidak perlu landasan teori yang kuat untuk melakukan itu. Saya ulangi lagi, kejahiliyahan itu benar-benar berwujud nyata dan bukan sekedar teori di otak.

Untuk menghilangkan kejahiliyahan yang berbentuk nyata itu maka diperlukan kebaikan yang berbentuk nyata juga bukan sekedar kebaikan yang berbentuk teori. Maka islam akan mampu menghilangkan kejahiliyan itu kalau islam ini berbentuk nyata bukan sekedar teori di otak orang-orang islam. Islam tidak boleh sekedar teori dia harus ada wujud nyatanya. Islam tidak boleh hanya sekedar materi untuk pengajian. Islam tidak boleh hanya sekedar sebagai bahan ceramah para khotib. Islam tidak boleh hanya sekedar kurikulum di sekolah. Islam tidak boleh hanya sekedar tulisan di buku-buku yang memenuhi perpustakaan. Islam tidak boleh hanya sekedar pengetahuan di otak orang-orang islam. Islam harus benar-benar diamalkan orang islam sehingga islam ini bukan sekedar teori tapi benar-benar nyata dalam kehidupan ini. Jika islam ini benar-benar diamalkan sehingga berbentuk nyata dalam kehidupan maka kejahiliyan ini pasti akan segera lenyap. Allah berjanji:

Dan katakanlah: “Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. [QS. Al Isra’: 81]

Maka marilah kita berlomba-lomba mengamalkan islam ini sehingga kejahiliyahan itu lenyap. Keimanan tidak boleh sekedar teori dia harus benar-benar ada wujud nyatanya. Kejujuran, kesabaran, kesungguhan, keteguhan,kedisiplinan, keberanian, kebersihan dan seluruh ajaran islam harus kita amalkan sehingga dia bukan sekedar pengetahuan di otak tapi benar-benar nyata dalam kehidupan ini.

Masjid IPB, 29 April 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s