Antara Ngaji dan Amal

Sebelum tulisan ini mengalir lebih jauh. Maksud dari istilah “ngaji” disini adalah aktifitas untuk mempelajari Al Quran dan sunnah nabi. Bagi seorang muslim ngaji memiliki peranan yang sangat penting dan merupakan pintu yang mengantarkan seseorang menjadi baik. Nabi bersabda: “Barangsiapa yang dikehendaki Allah kebaikan pada dirinya niscaya Dia memahamkannya dalam agama”. [HR. Bukhori, Muslim, dan Ibnu Majah]. Maka orang yang baik pasti ngaji, namun setiap orang ngaji belum tentu baik. Kalau ada orang baik tapi kok tidak ngaji, kebaikannya adalah bohong.

Mungkin ada yang bertanya, bagaimana bisa orang ngaji tidak bisa menjadi baik?. Seseorang bisa menjadi baik kalau dia ngaji dan mengamalkan hasil ngajinya. Orang yang ngaji tapi dia tidak mengamalkan hasil ngajinya bisa jadi apa yang dia kaji akan mendatangkan siksa baginya. Orang semacam ini mengetahui kebenaran tapi disertai dengan rasa sombong dan ingkar dalam menerimanya. Allah berfirman:

“Dan mereka mengingkari karena kezhaliman dan kesombongan (mereka), padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya. Maka, perhatikanlah betapa kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan” [QS. An Naml: 14]

Orang-orang ahli kitab yaitu orang-orang Yahudi dan Nasrani mereka mempelajari kitab Taurat dan Injil yang diturunkan Allah kepada mereka dan mereka mendapati ciri-ciri kenabian Muhammad SAW dalam kitab mereka tetapi mereka tidak mau mengikuti kebenaran itu.

Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui. [QS. Al Baqoroh: 146]

Tidak hanya itu kedurhakaan orang ahli kitab kepada Allah. Orang-orang ahli kitab mempelajari kitab mereka namun mereka hanya menaati sebagian dari isi kitab tersebut. Mereka hanya mau taat kalau isi kitab tersebut sesuai dengan nafsu mereka. Dan mereka tolak isi kitab itu kalau isinya bertentangan dengan nafsunya. Maka Allah janjikan siksa yang berat bagi mereka. Allah berfirman:

Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat. [Qs. Al Baqoroh: 85]

Maka marilah kita berlindung kepada Allah semoga kita tidak seperti orang-orang ahli kitab yang dilaknat Allah. Dan marilah kita simak parade sejarah generasi sahabat, kita akan mendapati para sahabat nabi adalah orang yang ngaji dan mengamalkan hasil ngajinya. Mereka adalah generasi yang mendengarkan ayat-ayat Allah dan segera mungkin mengerjakan apa yang dikehendaki ayat-ayat tersebut. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim diceritakan bahwa ketika turun surat Ali Imron ayat 92 “yang artinya: Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai”. Maka setelah mendengar ayat tersebut Abu Thalhah RA datang kepada Rosulullah SAW dan berkata: “Ya Rosulullah sesungguhnya harta yang paling saya cintai adalah kebun Bairuha’ maka kebun itu saya sedekahkan karena Allah SWT dengan harapan bisa menjadi kebaktian dan simpanan disisi Allah, maka gunakanlah wahai Rosulullah sesuai petunjuk Allah kepada engkau”. Dan marilah kita simak pula sikap para sahabat ketika turun ayat larangan meminum khomr, berjudi, berkorban untuk berhala, mengundi nasib dengan panah [Qs.Al Maidah: 90] maka orang yang memegang gelas khomr pada waktu itu langsung memecahkannya, dan orang yang di mulutnya terdapat khomr langsung memuntahkannya serta mereka pecahkan bejana-bejana penampungan khomr. Inilah sikap generasi terbaik umat ini.

Marilah kita teladani generasi sahabat. Kita ngaji dan mengamalkan hasil ngaji.

Bogor, 26 April 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s