Apa ini Kapitalisme?

11Saya masih ingat saat kawan-kawan mahasiswa turun ke jalan. Memasang poster besar-besar anti kapitalisme. Tatapanku kosong. Sebenarnya apa kapitalisme? Hari ini teks book kuliah sekilas membahas kapitalisme. Katanya, kapitalisme adalah salah satu dari madzhab ekonomi dunia. Madzhab ekonomi yang menjunjung tinggi kepemilikan pribadi. Pikirku lalu apa salahnya dengan kepemilikan pribadi? Continue reading “Apa ini Kapitalisme?”

Sebuah Penilaian

angka“Mana yang lebih Anda sayangi? Mana yang lebih Anda cintai? Mana yang akan Anda rawat dengan sepenuh cinta? Antara baju yang Anda beli sendiri ataukah baju yang dibelikan kekasih Anda?” Seorang profesor memulai kelas kuliah pagi ini dengan pertanyaan. Kuliah hening sesaat. “Baju yang dibelikan kekasih prof”. Seorang mahasiswa menjawab yakin. “Ya begitulah kita. Kita akan lebih menyayangi baju pemberian kekasih. Kita menjaganya. Merawatnya. Karena Continue reading “Sebuah Penilaian”

Mengapa Ar Rahman?

gbBogor, 7 Februari 2013. Mahar. Bukan laki-laki. Sepenuhnya hak seorang wanita menentukan mahar pernikahannya. Mengapa Ar Rahman? Pikirannya masih melalang buana mencari-cari jawabannya. Surat Ar Rahman menjadi syarat hafalan yang harus ia penuhi untuk bisa menikahinya.

Mengapa Ar Rahman yang diminta? Mungkinkah semulia Ummu Sulaim. Bukan dirham yang diminta. Bukan emas. Juga bukan perhiasan. Bukannya materi yang diminta. Melainkan keislaman Abu Thalhah sebagai mahar pernikahannya. Continue reading “Mengapa Ar Rahman?”

Mengapa Menikah?

Gbr3Kampus IPB, 9 Januari 2013. Berat. Memang terasa berat dan sulit. Memutuskan untuk segera menikah. Berbeda dengan perempuan. Saat laki-laki memutuskan menikah berarti dia bersedia menanggung beban berumah tangga. Itu berat. Tidak aneh orang lebih memilih menunda pernikahan. Bahkan ada yang memilih pacaran. Bisa mencintai tanpa harus terikat tanggung jawab. Mungkin itulah yang mendorongnya bertanya “Mas adakah nasehat yang bisa membuatku segera menikah? Kakakku saja sudah 28 tahun lebih belum menikah. Saya mau santai dulu ja. Masih enak hidup sendiri, lebih bebas.Continue reading “Mengapa Menikah?”

Menyiapkan Masa Depan

KunciBogor, 3 Januari 2013. Bu, kenapa sih anaknya disekolahkan tinggi-tinggi dengan biaya mahal? Saya menyiapkan masa depan anak saya Mas supaya nantinya bisa hidup enak, bekerja dengan gaji tinggi, pokoknya Mas supaya anak saya nanti bisa hidup mapan di masa depan.

Pak, kenapa sih setiap bulan rela keluarin uang buat bayar asuransi mobil? Begini Mas walaupun harus keluarin uang tiap bulan saya rela sebab kalau nantinya mobil saya kecelakaan atau dicuri saya bisa tenang karena akan diganti oleh asuransi. Continue reading “Menyiapkan Masa Depan”

Begitulah Cinta

Lanskap 2Bandung, 1 Januari 2013. Saya rasa benar juga kata orang. Cinta itu seperti angin membadai. Kita tak melihatnya. Tapi merasakannya. Merasakan kerjanya saat ia memindahkan gunung pasir di tengah gurun. Atau cinta itu seperti api yang menyala-nyala. Kita tak kuat melawannya. Hanya bisa menari saat ia mengunggun.

Atau juga seperti banjir menderas, kita tak kuasa mencegahnya dan hanya bisa ternganga saat ia menjamah seluruh Continue reading “Begitulah Cinta”